Program Keahlian Nautika Perikanan Laut (NPL)

1. Tujuan Program Keahlian Nautika Perikanan Laut

Tujuan Program Keahlian Nautika Perikanan Laut secara umum mengacu pada isi Undang Undang Sistem Pendidikan Nasional (UU SPN) pasal 3 mengenai Tujuan Pendidikan Nasional dan penjelasan pasal 15 yang menyebutkan bahwa pendidikan kejuruan merupakan pendidikan menengah yang mempersiapkan peserta didik terutama untuk bekerja dalam bidang tertentu.

Secara khusus tujuan Program Keahlian Nautika Perikanan Laut adalah membekali peserta didik dengan keterampilan, pengetahuan dan sikap

agar kompeten:

a.Melakukan pekerjaan sebagai Perwira kapal ikan, sehingga mampu mengemban tugas untuk melayarkan kapal dari suatu tempat tolak menuju tempat tiba yang dikehendaki.
b.Melakukan pekerjaan olah gerak kapal di dermaga (tolak/sandar dermaga) dan saat operasi penangkapan ikan di laut
c.Melakukan pekerjaan penyelamatan kapal selama dalam pelayaran
d.Melakukan pekerjaan penyelamatan diri baik dirinya sendiri maupun orang lain di atas kapal
e.Melakukan pekerjaan komunikasi berita biasa, segera, keamanan dan bahaya terhadap stasiun radio lain menggunakan Standard of Marine Comunication Phrases (SMCP)
f.Melakukan pekerjaan komunikasi dengan ABK/Perwira Mesin pada kapal yang sama dengan menggunakan Standard of Marine Comunication Phrases (SMCP)
g.Melakukan pekerjaan membuat dan merawat alat tangkap ikan
h.Melakukan pekerjaan penangkapan ikan dengan alat tangkap ikan di fishing ground menurut kaedah-kaedah kelestarian yang disepakati secara Internasional
i.Melakukan penanganan hasil tangkap di atas kapal, mulai ikan tertangkap hingga tiba di pelabuhan pembongkaran sesuai dengan HACCP
 

2. Standar Kompetensi Keahlian

Standar kompetensi yang digunakan sebagai acuan pengembangan kurikulum Program Keahlian Nautika Perikanan Laut adalah Program International Maritime Organization (IMO) tentang Standard Training Certification and Watchkeeping for Fishing vessel personel (STCW-F, 1995) yang mulai diberlakukan secara International oleh seluruh negara yang mengikuti konvensi ini. Serta Program-program Kementerian Kelautan dan Perikanan yang bersifat Internasional yaitu: Tatalaksana Perikanan Yang Bertanggungjawab (Code of Conduct Responsible Fisheries).

a.Merencanakan Trek Pelayaran, Menentukan Posisi Dan Arah Haluan Kapal
b.Mengidentifikasi Berbagai Macam Parameter Meteorologi Dan Oceanografi Untuk Kepentingan Pelayaran
c.Penerapan Prosedur Teknik Penyelamatan Diri Di Laut
d.Mengidentifikasi Konstrruksi Bangunan Kapal Dan Menghitung Stabilitas Kapal Perikanan
e.Menentukan Posisi Kapal Dengan Radar
f.Mengoperasikan Kompas Magnet Dan Kompas Gasing (Gyro Compass)

Oleh :